Millennials Kill Television | The rise of on-demand

by InventureID

Era digital menyebabkan banyak perubahan dalam berbagai industri termasuk pada industri media dan hiburan. Generasi milenial kini jadi kelompok yang paling akrab dengan teknologi mobile. Mereka bahkan tak bisa lepas dari kehadiran smartphone yang mendukung kehidupan sehari-hari.

Berdasarkan survei yang dilakukan oleh IDN, televisi tetap menjadi media utama yang diakses oleh generasi milenial (97%). Sedangkan media digital menempati urutan kedua (54,5%).

Akan tetapi meningkatnya durasi konsumsi media digital ini serta-merta akan diikuti berkurangnya durasi konsumsi media lainnya seperti televisi. Durasi menonton yang minimal dapat dikarenakan oleh kualitas konten yang tidak sesuai dengan preferensi konsumen khususnya milenial.

Milenial adalah generasi yang high-quality content-seeker. Mereka menginginkan konten-konten berkualitas yang hanya mereka sukai. Ribuan film berbagai genre, berita, konten pengetahuan, atau video musik dari beragam artis dapat diakses melalui layanan video online streaming.

Belum lagi kehadiran konten kreator (video blogger) yang membahas beraneka-ragam tema seperti fesyen, kuliner, travelling, kecantikan, bahkan politik memiliki peran yang cukup besar terhadap pergesaran konsumsi media di kalangan milenial.

Milenial lekat dengan fleksibilitas. Penggunaan smartphone dan internet adalah kunci dalam menunjang gaya hidup yang fleksibel. Artinya bahwa milenial ingin kebebasan mengakses konten favorit dimanapun dan kapanpun mereka menginginkan.

Layanan video-on-demand (VOD) serta jaringan televisi berbayar telah menggantikan kebiasaan milenial menonton televisi secara langsung.

You may also like

Leave a Comment