Prospective Business For Ukm
In The Pandemic Era

Matrik yang memetakan bisnis-bisnis yang prospektif untuk UKM di era pandemi

Di tengah terpaan krisis termasuk krisis andemi, UKM adalah sektor bisnis yang paling cepat tumbang, namun juga paling cepat bangkit kembali.

 

Kenapa begitu? Cepat tumbang karena UKM memiliki resource yang sangat terbatas. Begitu omset tak mampu didapat, maka dalam ukuran minggu bisa tumbang. Tapi juga paling cepat bangkit karena UKM memiliki overhead yang kecil, sehingga paling mudah melakukan diversifikasi atau bahkan pivot ke bisnis-bisnis lain yang lebih prospektif.

 

Matriks ini mencoba memetakan bisnis-bisnis yang bisa diambil dan dimasuki oleh para pelaku UKM, dengan melihat dua pilihan (strategic choices) yang direpresentasikan oleh sumbu horizontal dan vertikal dari matriks. Pertama diwakili sumbu vertikal adalah berdasarkan kemampuan bisnis tersebut untuk survive dan bertahan di masa krisis pandemi COVID-19. Makin ke atas berarti bisnis-bisnis tersebut semakin prospektif di masa pendemi. Dan sebaliknya, makin ke bawah semakin kurang prospektif. 

 

Kedua diwakili sumbu horizontal adalah berdasarkan kemampuan bisnis tersebut untuk tumbuh-berkembang di masa depan, setelah pandemi lewat. Makin ke kanan berarti bisnis-bisnis tersebut semakin prospektif untuk tumbuh-berkembang di pasca pandemi. Dan sebaliknya, semakin ke kiri semakin kurang prospektif. 

 

Setelah bisnis-bisnis tersebut dipetakan menurut dua sumbu di atas, kemudian kami mencoba mengelompokkannya ke dalam tiga cluster bisnis yang bisa dipilih oleh para pelaku UKM yang digambarkan dengan tiga lingkaran seperti tampak pada bagan.