Ramadhan Ala Milenial: Sahur Tanpa Susah, Puasa Berkah

by InventureID

Generasi milenial adalah generasi yang praktis serta menginginkan sesuatu yang serba cepat atau instan. Tergolong dalam kelompok yang “anti ribet”, milenial tentunya memiliki preferensi sendiri dalam menyiapkan menu selama Ramadhan. Khususnya menu berbuka dan sahur.

Menurut UBS, tren penjualan online food delivery terus meningkat hingga lebih dari 20% setiap tahunnya. Memesan makan secara online tentu menjadi solusi yang solutif bagi milenial yang mengutamakan kepraktisan. Gojek misalnya, di tahun 2017 pemesanan Go-Food pada jam-jam sahur meningkat tajam hingga 450%. Artinya, milenial tidak perlu lagi repot-repot mempersiapkan makanan di kala kantuk yang mendera.

Milenial menjadi dimudahkan dalam menyiapkan hidangan berbuka dan sahur. Dengan begitu, milenial akan lebih terbantu untuk focus beribadah dan meraih berkah Ramadhan.

Fenomena online food delivery ini menjadi salah satu pembahasan khusus dalam buku “Millenials Kill Everthing” tentang bagaimana perilaku milenial membunuh “dapur”. Tidak hanya dapur tetapi juga industri yang berkaitan dengan kebutuhan dapur. Seperti misalnya bumbu masak dan peralatan dapur.

Kehadiran dapur tidak relevan lagi. Milenial tidak terlalu suka menghabiskan waktu di dapur karena dunia mereka sudah terserap oleh pengaruh digital. Oleh karena itu, dalam hal keahlian memasak, milenial termasuk kelompok yang lemah.

Bagaimana sebenarnya milenial mendisrupsi dapur?

Lantas, masih relevankah dapur bagi milenial?

 

 

You may also like

Leave a Comment