BEREBUT SUARA JAKMANIA

Jakmania adalah salah satu kelompok pemilih yang sangat penting di Jakarta. Mereka tidak hanya pendukung Persija, tetapi juga memiliki identitas kuat yang terkait dengan kebanggaan kota.

Sejauh ini dua paslon saling berebut suara Jakmania; pasangan Ridwan Kamil-Suswono, dan kompetitornya Pramono-Rano Karno.

MASSA SOLID

Jakmania ini massa solid. Sebagian besar Jakmania adalah warga Jakarta, baik di tingkat ekonomi menengah hingga bawah, menghargai komitmen kepada Persija. Mereka sering kali menunjukkan loyalitas luar biasa. Merebut hati mereka berarti kandidat punya modal sosial yang kuat, dan selangkah unggul dari kompetitor.

RIDWAN KAMIL TERSUDUT BRAND NARRATIVE

Di posisi ini, Ridwan Kamil cukup tersudut karena dikenal sebagai tokoh dari Bandung markas asal Persib, yang merupakan “musuh” Persija. Ia emerlukan pendekatan yang lebih kreatif untuk menyampaikan pesan yang bisa diterima Jakmania.

SENTIMENT LOKAL

Sementara itu, di sisi yang lain, Pramono-Rano Karno telah melakukan pendekatan dengan berjanji membangun Jakmania Center sebagai pusat aktivitas komunitas Persija.

Paslon Cagub-Cawagub dari PDIP ini berusaha memosisikan diri, sebagai pihak yang mengusung narasi keberpihakan kepada Persija.Mereka menampilkan diri sebagai calon yang memahami identitas kota dan kebanggaan warga Jakarta.

Dalam framework personal branding for politician, apa yang dilakukan mereka salah satu artikulasi dari value proposition seorang politisi. 

Mereka memahat janji konkret berupa fasilitas komunitas, sebagai upaya menciptakan “rumah” bagi Jakmania. Pun mereka melakukan itu dengan cara menjalin komunikasi langsung dengan Jakmania di basis mereka, kawasan Tambora.

Sikap itu semakin menegaskan sekaligus menggambarkan diri mereka sebagai bagian dari identitas lokal yang mencintai Jakarta.

Tags :

Share This :