Ecosystem Selling
Berdasarkan FinanceOnline, sekitar 60% generasi milenial melakukan pembelian produk karena pengaruh FOMO. Bahkan tak sedikit pembelian tersebut terjadi dalam kurun waktu 24 jam.
Berdasarkan FinanceOnline, sekitar 60% generasi milenial melakukan pembelian produk karena pengaruh FOMO. Bahkan tak sedikit pembelian tersebut terjadi dalam kurun waktu 24 jam.
Di era digital, penjualan B2B (business to business) tidak bisa lagi dilakukan ke konsumen secara individual (satu-persatu), tapi menggunakan pendekatan EKOSISTEM.
Keberhasilan 7 dari 10 perusahaan terbesar di dunia dapat dikaitkan dengan ekosistem bisnis yang aktif.
Now, every MARKET is an ECOSYSTEM. Menggarap EKOSISTEM menghasilkan revenue stream yang masif dan berkelanjutan. Ecosystem Selling is the World’s HOTTEST selling method.
Ekosistem bisnis adalah sekelompok atau komunitas para pelaku ekonomi bersama-sama menciptakan produk atau jasa untuk meningkatkan solusi atau meningkatkan kinerja bisnis yang sudah ada.
Lantas, bagaimana membangun & mengelola ekosistem bisnis agar bisnis dapat sustain dan terus survive di era penuh disrupsi ini?
Terdapat 3 tahap dalam mengimplementasikan konsep ekosistem bisnis, yaitu:
Merupakan proses tenaga penjual dalam mengidentifikasi berbagai pemain di suatu ekosistem serta memetakan kebutuhan mereka.
Merupakan proses tenaga penjual menentukan produk yang cocok dan sesuai untuk ditawarkan kepada para pemain di ekosistem.
Merupakan proses tenaga penjual dalam merumuskan aktivitas penjualan yang akan dilakukan untuk menggarap suatu ekosistem.