TEMPO dikenal dengan jurnalistik yang berani dan investigatif. Namun, kali ini kita akan mengulas strategi marketing mereka yang cerdas dan efektif
Majalah edisi khusus 10 Tahun Jokowi habis terjual dalam waktu singkat. Fenomena ini menciptakan rasa kelangkaan (scarcity) yang memicu FOMO (Fear of Missing Out) di kalangan pembaca.
AKSES GRATIS
TEMPO memberikan akses gratis edisi khusus dan banyak pengguna twitter yang membagikanya via twitter. Namun, ada plot twist di sini! Saat pembaca mengklik link tersebut, mereka diajak untuk subscribe agar bisa membaca lebih lanjut lewat Call-to-Action.
Mengapa Ini Efektif?
Strategi ini efektif karena memanfaatkan rasa takut ketinggalan dan keinginan untuk mendapatkan informasi eksklusif. Hasilnya, banyak pembaca yang akhirnya memilih untuk berlangganan
Jurnalistik yang Berani
Selain strategi marketingnya, TEMPO juga dikenal dengan gaya jurnalistik yang kritis, dan juga berani. Mereka tidak ragu untuk mengoreksi rezim kekuasaan dan menyuarakan kebenaran
Reaksi Pembaca
Pembaca merasa terwakili dan mendukung lalu membagikan isu-isu yang dibaca melalui social media. Ini memperkuat loyalitas pembaca terhadap TEMPO.
Tempo berhasil mengubah scarcity menjadi strategi marketing mereka
