Saat ini, konsumen Gen Z lebih memilih menggunakan layanan paylater dibandingkan kartu kredit dari bank konvensional. Mengapa mereka lebih menyukai paylater, dan apa dampaknya pada tren keuangan saat ini?

PAYLATER LEBIH MUDAH DAN PRAKTIS
Gen Z cenderung mencari kemudahan dan akses cepat dalam setiap aspek kehidupan, termasuk dalam bertransaksi. Paylater menawarkan proses yang lebih sederhana dibandingkan kartu kredit.
Hampir semua platform e-commerce, seperti Shopee, Tokopedia, dan Blibli, menyediakan opsi pembayaran paylater, bahkan dengan sistem yang mereka kembangkan sendiri. Contohnya Shopee PayLater, GoPay PayLater, dan Traveloka PayLater.
Proses pengajuan paylater lebih mudah karena tidak memerlukan dokumen yang rumit seperti kartu kredit. Cukup dengan verifikasi data pribadi melalui aplikasi, pengguna sudah bisa menggunakan layanan ini untuk membeli produk atau jasa.
KELEBIHAN PAYLATER DIBANDING KARTU KREDIT
Selain kemudahan akses, paylater juga menawarkan fleksibilitas dalam pembelian barang atau jasa. Misalnya, Akulaku Paylater memungkinkan pengguna membeli gadget dengan sistem cicilan tanpa kartu kredit.
Hal ini memberikan solusi bagi Gen Z yang ingin memenuhi kebutuhan tanpa harus melalui proses panjang yang biasanya diperlukan untuk mengajukan kartu kredit.
KARTU KREDIT KIAN TERTINGGAL
Kartu kredit mulai dianggap kurang relevan bagi Gen Z. Model bisnis bank konvensional yang kaku dan kurang fleksibel menjadi salah satu penyebabnya.
Selain itu, batasan minimum penghasilan untuk mengajukan kartu kredit membuat banyak Gen Z tidak memenuhi syarat. Sementara itu, paylater hadir tanpa syarat penghasilan tertentu, membuatnya lebih inklusif.
APA DAMPAKNYA?
Meningkatnya popularitas paylater menunjukkan adanya perubahan besar dalam pola konsumsi dan keuangan.
Namun, ada risiko di balik tren ini. Banyak Gen Z yang terjebak dalam utang karena menggunakan paylater tanpa perencanaan matang. Oleh karena itu, literasi keuangan menjadi hal yang penting untuk mencegah masalah keuangan di masa depan.
MASA DEPAN PAYLATER
Dengan kemajuan teknologi, paylater diprediksi akan terus berkembang. Namun, layanan ini harus diimbangi dengan edukasi keuangan agar Gen Z bisa menggunakan paylater secara bijak.
Di sisi lain, bank konvensional perlu berinovasi agar kartu kredit tetap relevan di tengah persaingan dengan platform paylater.
